Tampilkan postingan dengan label Won Bin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Won Bin. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Januari 2012

FF PROTECT MY NAMJA- Chap. 1 Subtittle : Getting Trouble

Hallow para Cassie…. Para JYJ lovers tepatnya.

Sebenernya ini FF request-an yang udah sekian lama di request tapi baru terealisasi sekarang. Biasanya author yang selalu berkutat sama FF bercast member Super Junior tapi dengan segala keberanian hati #halahh kaya apa aja… akhirnya berani juga bikin yang dari JYJ….
tapi perlu diingatkan karena saya bukan Cassiopea atau JYJ lovers jadi ngga ngerti bener-bener character mereka…
terutama para Herotic

sooo kl ada yang ngga sreg sama charanya salahkan yang minta request yaa…. Hahaha
*dicekek Jae Joong*

Yang lainnya, yang ada disini hanyalah khayalan liar author…jd kl digoogling juga ngga bakalan ada….

Ywdh cekidot ajalah….hasil observasi sama penulisan saya,,,mudah2an bisa tergerak menjadi Cassie mengingat author dan Yunho sudah saling kesetrum
#apadeh
Happy Reading All ^^



FF PROTECT MY NAMJA- Chap. 1

Subtittle : Getting Trouble
Genre : Romance, Action

Cast :

Kim Jae Joong
Julian Han

Special Appearance :
Park Seung Mi
Won Bin

Rated : PG 17



****


~ Seoul, Roof top Samsung-Dong Building, Friday 22 July 2011, 21.20 PM
Seorang wanita memakai leather suit hitam, rambut coklatnya tersisir rapi kebelakang tengah keluar dari pintu akses menuju atap gedung ini. Dia menenteng sebuah koper persegi panjang pipih dan segera berjalan menuju tepi atap.

Gadis ini menyimpan kopernya kemudian mengeluarkan sebuah teropong jarak jauh dengan penglihatan infra merah untuk ‘night vision’ kemudian mengamati keadaan sekitar dengan teropongnya. Dia memperhatikan setiap sudut pandangan dengan teliti, mengamati situasi sebelum melaksanakan pekerjaannya.

Setelah dirasakan situasinya aman, kemudian dia membuka isi koper pipih tersebut dan mengeluarkan bagian-bagian senjata sniper PSG-1 yang masih terpecah-pecah. Dengan mudah dia menyusun satu persatu bagian senjata hingga semuanya terbentuk sempurna.

Terakhir dia memasang peredam suara dan lensa jarak jauh di senapannya.
‘klik…crek… ‘
isi peluru dalam magazin telah dipasang sempurna ke badan senjata.
Ia mengeluarkan ponsel mini lalu memijit sebuah tombol…

“I’m ready” ucapnya singkat kemudian memutuskan kontak.

Si gadis mulai membidikkan senapan ke arah sasaran, lokasinya berada di seberang gedung tempatnya menembak, menuju ke sebuah pintu lobby di bawahnya. Dengan penuh kesabaran dia menunggu seseorang keluar dari sana.

****


Lantai 53
Seorang pria memakai berpakaian casual berblazer putih, baru saja masuk ke dalam ruang apartemen yang didominasi warna kayu coklat tua dan merah. Interior yang modern yang sengaja didesain khusus, yang diperuntukkan untuk tempat tinggal seorang pria single yang mapan dan kaya.

Pria itu menunjukkan wajah yang lelah saat menyimpan sembarangan kunci mobilnya di meja ruang tengahnya. Dia membuka blazer yang dikenakannya, hingga menyisakan kaos sleeveless warna abu yang masih melekat di tubuhnya.

Merasa penat dan memerlukan sentuhan angin, dia membuka lebar jendela apartemennya hingga udara malam yang sejuk masuk dengan leluasa ke ruangan itu. Ia menghirup nafas beberapa menit untuk memenuhi paru-parunya dengan udara luar.

Ia berjalan menuju bar mini dan membuka kulkas khusus yang terletak disebelahnya, lalu mengambil sebotol soju dingin, ditempelkannya botol tersebut ke pipinya untuk sedikit memberikan efek segar diwajahnya.

Lalu dengan santai dia menghempaskan tubuhnya di empuknya sofa dan duduk senyaman mungkin, menikmati soju dingin seraya memandang ke arah jendela yang menyajikan pemandangan kota Seoul saat malam.